INDRAMAYU – Upaya meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memastikan kelancaran pasokan air bagi petani terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan pendampingan pertanian di Desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembahasan dan pencarian solusi terhadap pendangkalan serta hambatan aliran air pada saluran irigasi yang mengairi lahan pertanian masyarakat.
Kondisi saluran yang mengalami pendangkalan dinilai dapat mengurangi volume dan memperlambat distribusi air menuju lahan pertanian. Apabila tidak segera ditangani, permasalahan tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi proses tanam dan produktivitas hasil pertanian warga.
Melalui pendampingan tersebut, aparat kewilayahan bersama petani mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan sekaligus membangun koordinasi untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Danramil 1615/Haurgeulis Kapten Inf Dadang Iskandar mengatakan bahwa kelancaran irigasi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian.
“Pendangkalan saluran sangat menghambat petani untuk memperoleh pasokan air yang cukup. Kami hadir untuk mendampingi dan mencari solusi bersama agar aliran irigasi kembali lancar, ” ujar Kapten Inf Dadang Iskandar.
Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pendampingan ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI AD di tengah masyarakat, khususnya para petani. Kami akan terus mendorong berbagai upaya untuk memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian demi mendukung kesejahteraan warga, ” tegas Letkol Arm Tulus Widodo.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., mengapresiasi inisiatif jajaran kewilayahan dalam membantu mengatasi persoalan yang dihadapi petani.
“Kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi berbagai persoalan, termasuk kendala yang dihadapi sektor pertanian, ” kata Kolonel Inf Hista Soleh Harahap.
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang dikenal sebagai “Jenderal Santri”, menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap ketahanan pangan nasional.
“Pendampingan pertanian bukan sekadar program, tetapi merupakan amanah untuk membantu menjaga kedaulatan pangan. Mari bersama-sama, dengan semangat gotong royong, mengatasi berbagai hambatan demi kemajuan pertanian di wilayah, ” tutur Mayjen TNI Kosasih.
Informasi dan koordinasi mengenai pelaksanaan pendampingan tersebut disampaikan secara berjenjang melalui jaringan yang terhubung hingga Kodam III/Siliwangi. Langkah itu mendukung pemantauan sekaligus percepatan koordinasi dalam menangani kendala pertanian di wilayah.
Kegiatan pendampingan di Desa Wanakaya diharapkan menghasilkan solusi berkelanjutan terhadap permasalahan irigasi. Dengan pasokan air yang lancar, produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu diharapkan terus meningkat. (PERS)

1 day ago
5

















































