Cilacap - Pemanfaatan lahan secara produktif terus dilakukan melalui program ketahanan pangan di lingkungan Lapas Besi. Salah satunya dengan kegiatan panen kangkung di area brandgang Lapas Besi yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti oleh petugas, peserta pemagangan, dan warga binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja.
Panen dilakukan dengan memetik dan mengumpulkan kangkung yang telah siap dipanen. Dari kegiatan tersebut berhasil diperoleh sekitar 50 kilogram kangkung. Hasil panen selanjutnya disuplai kepada vendor Bama untuk mendukung kebutuhan bahan pangan.
Kasi Kegiatan Kerja Lapas Besi, Anistyo, menyampaikan bahwa kegiatan panen menjadi bagian dari proses pembinaan melalui kegiatan kerja sekaligus upaya mengoptimalkan lahan yang tersedia.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya dilibatkan dalam proses budidaya hingga panen, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk kehidupan setelah selesai menjalani masa pembinaan, ” ujarnya.
Sementara itu, Kalapas Besi, Muda Husni, mengapresiasi keterlibatan petugas, peserta pemagangan, dan warga binaan dalam mendukung program ketahanan pangan. “Kami terus mendorong pemanfaatan lahan di Lapas Besi agar memberikan hasil yang produktif. Selain mendukung kebutuhan pangan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana pembinaan yang mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab, ” ungkapnya.
Kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Hasil panen yang disalurkan kepada vendor Bama menjadi salah satu bentuk nyata produktivitas program ketahanan pangan sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan kemandirian bagi warga binaan di Lapas Besi.
Lapas Besi

18 hours ago
5

















































