Babinsa Tugu Pantau Stok Pupuk Bersubsidi Jelang Musim Tanam Sadon

1 day ago 8

INDRAMAYU – Babinsa Desa Tugu Koramil 1607/Sliyeg, Serka Dadan Wahyudin, memantau ketersediaan pupuk bersubsidi di Kios UD Dewi Sri, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pupuk petani terpenuhi menjelang Musim Tanam Sadon 2026. Di Desa Tugu, musim tanam tersebut diperkirakan mencakup lahan pertanian seluas kurang lebih 600 hektare.

Berdasarkan hasil pengecekan, stok pupuk di Kios UD Dewi Sri dalam kondisi memadai. Pupuk Urea kemasan 50 kilogram tersedia sekitar 165 ton, sedangkan stok pupuk NPK Phonska tercatat sekitar 150 ton.

Dalam data yang diperoleh saat pemantauan, pupuk Urea kemasan 50 kilogram dijual seharga Rp90.000 per sak atau setara Rp1.800 per kilogram. Sementara itu, pupuk NPK Phonska kemasan 50 kilogram dijual seharga Rp92.000 per sak atau sekitar Rp1.840 per kilogram.

Serka Dadan mengatakan pemantauan dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan pupuk sekaligus memastikan pendistribusiannya berjalan sesuai ketentuan.

“Kami melakukan pengecekan untuk memastikan stok pupuk bersubsidi tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan petani menjelang Musim Tanam Sadon. Ketersediaan pupuk yang cukup sangat penting agar proses tanam dapat berjalan tepat waktu, ” ujar Serka Dadan.

Ia juga mengingatkan petani agar menggunakan pupuk sesuai dosis anjuran dan memanfaatkan pupuk bersubsidi berdasarkan peruntukan yang telah ditetapkan.

“Kami mengimbau petani menggunakan pupuk secara tepat dan sesuai dosis. Pupuk bersubsidi harus dimanfaatkan sesuai ketentuan agar penyalurannya tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, ” katanya.

Pemantauan tersebut turut dihadiri pemilik Kios UD Dewi Sri, H. Asnanto, serta sejumlah petani yang sedang membeli pupuk untuk kebutuhan musim tanam.

H. Asnanto menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga ketersediaan pupuk dan melayani petani sesuai aturan penyaluran pupuk bersubsidi.

“Stok pupuk saat ini tersedia untuk mendukung kebutuhan petani. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penyaluran berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ” ujar H. Asnanto.

Selain memeriksa jumlah persediaan, Babinsa juga berdialog dengan petani untuk mengetahui kebutuhan dan kemungkinan kendala yang dihadapi dalam memperoleh pupuk.

Melalui pemantauan tersebut, ketersediaan pupuk di Desa Tugu diharapkan tetap terjaga sehingga kegiatan pertanian pada Musim Tanam Sadon 2026 dapat berjalan lancar serta mendukung program ketahanan pangan nasional. (PERS)

Read Entire Article
Pertanian | | | |