SUBANG – Upaya menjaga ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Koramil 0503/Kalijati Kodim 0605/Subang. Salah satunya melalui pendampingan kegiatan Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang dilaksanakan oleh Babinsa Desa Manyeti, Sertu Heri Susanto, bersama para petani di RT 18 RW 05 Desa Manyeti, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (2/8/2026).
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan lahan pertanian akibat berkurangnya debit air pada musim kemarau. Dengan memanfaatkan pompa air, diharapkan kebutuhan irigasi lahan persawahan tetap terpenuhi sehingga pertumbuhan tanaman padi tidak terganggu dan hasil panen dapat dipertahankan.
Di sela kegiatan, Babinsa turut membantu memastikan proses pengoperasian pompa air berjalan dengan baik serta memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata peran TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Petani setempat, Arifin, mengaku bersyukur atas pendampingan yang diberikan Babinsa.
"Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Pendampingan ini memberikan semangat bagi kami, terlebih di musim kemarau seperti sekarang. Semoga pasokan air tetap lancar sehingga sawah tidak mengalami kekeringan, " ujar Arifin.
Babinsa Desa Manyeti, Sertu Heri Susanto, menegaskan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang selalu dilaksanakan di wilayah binaannya.
"Babinsa akan terus hadir bersama petani untuk membantu mengatasi berbagai kendala di lapangan. Kami berharap melalui IRPOM ini kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap terpenuhi sehingga produktivitas pertanian masyarakat dapat terjaga, " katanya.
Sementara itu, Danramil 0503/Kalijati Kapten Inf. Ganjar Andriana Belo menyampaikan bahwa seluruh Babinsa di wilayah Koramil 0503/Kalijati diinstruksikan aktif mendampingi para petani, khususnya pada musim kemarau.
"Pendampingan kepada petani merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap masyarakat. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan solusi sekaligus motivasi agar sektor pertanian tetap berjalan optimal, " ungkapnya.
Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Czi. Asep Saepudin menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus didukung oleh seluruh elemen bangsa.
"Babinsa menjadi ujung tombak TNI AD dalam mendampingi masyarakat. Melalui kegiatan seperti IRPOM, kami berharap produksi pertanian tetap terjaga sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional, " tegasnya.
Hal senada disampaikan Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap yang menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan menghadapi tantangan di sektor pertanian.
"Kolaborasi yang baik akan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Karena itu, pendampingan kepada petani harus terus dilakukan secara berkelanjutan, " ujarnya.
Di tempat terpisah, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. menegaskan bahwa TNI AD akan terus hadir membantu masyarakat melalui berbagai program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.
"Kemanunggalan TNI dengan rakyat harus diwujudkan melalui aksi nyata. Pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI AD dalam menjaga ketahanan pangan demi kepentingan bangsa dan negara, " tegas Pangdam.
Melalui pendampingan IRPOM ini, diharapkan lahan pertanian di Desa Manyeti tetap memperoleh pasokan air yang memadai selama musim kemarau, sehingga produktivitas pertanian dapat dipertahankan dan kesejahteraan petani terus meningkat. ( PERS )

18 hours ago
7
















































