Kendal - Awali masa panen melon tahun 2026, LPT Kendal sukses memanen melon premium dengan jenis Golden Lavender. Melalui perawatan yang intensif dan terencana, tanaman melon tumbuh dengan baik hingga mencapai masa panen dengan kualitas yang optimal, jumat 24/04/2026).
Pada pelaksanaan panen tersebut, berhasil dipetik sebanyak 126 buah melon golden lavender dalam kondisi matang sempurna. Buah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, ditandai dengan rasa manis, tekstur yang crunchy, serta aroma yang khas. Seluruh hasil panen selanjutnya didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan internal lapas sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Kegiatan pemanenan ini dihadiri oleh jajaran pejabat struktural bersama seluruh petugas Lapas Terbuka Kendal yang terlibat langsung dalam proses pembinaan dan pengelolaan kegiatan kerja. Kehadiran seluruh unsur ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap penguatan program pembinaan berbasis produktivitas. Yohanes Bosko selaku Kasubbag TU menyampaikan apresiasi atas hasil yang dicapai.
“Melon yang dihasilkan benar-benar luar biasa—kualitasnya sangat baik, rasanya manis, segar, dan memuaskan. Ini merupakan hasil kerja keras yang patut dibanggakan. Saya sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan, dan berharap budidaya ini dapat terus dikembangkan sehingga dapat menembus pasar yang lebih luas.” jelas Yohanes.

Murwoto, selaku Kepala Sub. Seksi Kegiatan Kerja yang juga sebagai pelaksana kegiatan budidaya melon juga menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan program ini. Dalam keterangannya disampaikan, akan terus berupaya meningkatkan kualitas budidaya melon, baik dari segi teknik penanaman maupun perawatan,
"sehingga hasil yang diperoleh ke depan dapat lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas, " ungkapnya.
Dengan keberhasilan panen ini, diharapkan kegiatan budidaya melon golden lavender di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang produktif, serta berkelanjutan.
(Humas Lapas LPT Kendal)

22 hours ago
1
















































