MAJALENGKA – Babinsa Koramil 1701/Majalengka, Kopka Bambang Nurjaya, bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cigasong mendampingi penerapan metode Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan teknologi PMAAS di lahan demonstrasi Kelompok Tani Bojong 1, Desa Kawunghilir, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mempercepat pola tanam padi, menghemat biaya produksi, serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi dan metode budidaya yang lebih efektif serta efisien.
Kopka Bambang Nurjaya mengatakan pendampingan kepada petani merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan di wilayah binaan. “Kami terus mendampingi para petani, salah satunya melalui penerapan Tabela dengan teknologi PMAAS. Harapannya, pola tanam padi dapat lebih cepat, biaya produksi lebih hemat, dan hasil panen semakin optimal, ” ujarnya.
Koordinator BPP Kecamatan Cigasong, Siti Aisah, S.P., menjelaskan lahan demonstrasi tersebut digunakan untuk memperkenalkan penerapan Tabela berteknologi PMAAS secara langsung kepada petani. “Dengan pola tanam yang tepat dan efisien, diharapkan biaya produksi dapat ditekan serta produktivitas padi meningkat, ” ungkapnya.
Danramil 1701/Majalengka, Kapten Arh. Winarno, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dan mendukung ketahanan pangan. “Babinsa harus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi petani dalam mengembangkan metode pertanian yang efektif. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan meningkatkan kesejahteraan petani, ” tuturnya.
Komandan Kodim 0617/Majalengka, Letkol Inf. Rendra Dwi Jayanto, S.I.P., menyampaikan bahwa kerja sama antara TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani perlu terus diperkuat. “Penerapan teknologi pertanian seperti Tabela dengan PMAAS diharapkan dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung peningkatan produksi pangan, ” katanya.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menilai pemanfaatan teknologi dan metode pertanian yang lebih efisien menjadi langkah positif dalam memperkuat ketahanan pangan. “Kami mendorong seluruh jajaran untuk terus membantu masyarakat, khususnya para petani, agar produktivitas pertanian semakin meningkat, ” jelasnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan nasional. “TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat. Teknologi yang mampu mempercepat pola tanam, menekan biaya produksi, dan meningkatkan hasil pertanian harus terus dikembangkan, ” tegasnya.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Melalui lahan demonstrasi tersebut, para petani diharapkan dapat melihat manfaat metode Tabela berteknologi PMAAS serta menerapkannya secara lebih luas guna meningkatkan produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Majalengka. (PERS)

2 days ago
15

















































