Bersama Wabup Iriane Iliyas, SPI DPC Morowali Hadiri Launching Merdeka Ekspor Durian Rakyat Menuju Pasar Dunia

19 hours ago 7

PALU, Sulawesi Tengah— Serikat Petani Indonesia (SPI) DPC Morowali bersama Wakil Bupati Morowali, Iriane Iliyas, menghadiri launching Merdeka Ekspor Durian Sulawesi Tengah yang digelar di Palu, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong komoditas durian Sulawesi Tengah agar semakin kuat menembus pasar internasional, sekaligus membuka peluang lebih besar bagi petani untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian mereka.

SPI DPC Morowali hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus, termasuk Ketua SPI DPC Morowali Imam Ghalib Ghazzali dan Sekretaris SPI DPC Morowali. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian rakyat, khususnya komoditas durian yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan di Morowali.

Ketua SPI DPC Morowali, Imam Ghalib Ghazzali, mengatakan launching Merdeka Ekspor Durian menjadi kesempatan penting untuk melihat peluang pengembangan durian rakyat sekaligus memperkuat posisi petani dalam rantai ekonomi komoditas tersebut.

“Bagi kami, ekspor durian bukan hanya soal bagaimana produk kita bisa menembus pasar dunia, tetapi yang paling penting adalah bagaimana petani menjadi pelaku utama dan ikut menikmati manfaat ekonomi dari terbukanya pasar tersebut, ” ujar Imam.

Menurutnya, terbukanya akses pasar internasional harus diikuti dengan penguatan petani dari hulu hingga hilir. Pengembangan durian tidak cukup hanya dengan meningkatkan jumlah produksi, tetapi juga membutuhkan dukungan terhadap kualitas bibit, teknik budidaya, produktivitas, pendampingan, penanganan pascapanen hingga akses pasar.

Imam menilai Morowali memiliki sejumlah wilayah yang berpotensi dikembangkan sebagai basis produksi durian rakyat. Dua wilayah yang dinilai memiliki peluang besar adalah Kecamatan Witaponda dan Bungku Tengah.

“Kami melihat Witaponda dan Bungku Tengah memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu basis durian rakyat di Morowali. SPI sendiri mulai mengambil bagian melalui penanaman durian dan terus mendorong petani agar melihat komoditas ini sebagai investasi pertanian jangka panjang, ” katanya.

Ia menjelaskan, tanaman durian membutuhkan proses dan waktu yang panjang untuk menghasilkan. Karena itu, pengembangannya harus dilakukan dengan perencanaan yang matang serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah, petani, pelaku usaha dan berbagai pihak lainnya.

Bagi SPI, momentum Merdeka Ekspor Durian juga harus menjadi titik awal untuk membangun rantai nilai yang lebih adil. Petani tidak boleh hanya ditempatkan sebagai pemasok bahan baku, sementara nilai tambah terbesar justru berada pada sektor pengolahan dan perdagangan.

“Jangan sampai petani hanya menjadi pemasok bahan baku, sementara nilai tambah terbesar justru dinikmati di luar tingkat petani. Kita ingin petani memiliki posisi tawar yang kuat dalam rantai nilai durian, ” tegas Imam.

Menurutnya, peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani. Dengan demikian, pasar ekspor yang semakin terbuka benar-benar dapat memberikan dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat pedesaan.

Kehadiran Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas dalam kegiatan tersebut juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat perhatian pemerintah daerah terhadap potensi pertanian rakyat. Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi petani dinilai dibutuhkan untuk memastikan pengembangan komoditas durian berjalan secara berkelanjutan.

SPI DPC Morowali berharap program Merdeka Ekspor Durian tidak berhenti pada seremoni ekspor, tetapi berkembang menjadi gerakan ekonomi rakyat yang mampu meningkatkan produktivitas, membuka akses pasar, menciptakan nilai tambah dan memperkuat pendapatan petani.

Imam menegaskan SPI DPC Morowali siap mengambil bagian dalam proses tersebut melalui pengorganisasian petani, penguatan kapasitas serta mendorong pengembangan durian rakyat secara lebih luas di Morowali.

“SPI DPC Morowali siap berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pihak untuk membangun ekosistem durian rakyat yang kuat. Target kita bukan hanya durian Morowali bisa menembus pasar dunia, tetapi petaninya juga harus semakin sejahtera, ” pungkas Imam Ghalib Ghazzali.

Read Entire Article
Pertanian | | | |