Indramayu, 14 Juli 2026 – Semangat gotong royong dan sinergi antara TNI dan masyarakat terus digelorakan demi mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kali ini, Babinsa Desa Tambi Lor, Koramil 1607/Sliyeg, Serma Tasnoto, menunjukkan komitmennya dengan mendampingi para petani di area persawahan Blok Bujed, Desa Tambi Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, dalam kegiatan penyemaian bibit padi. Langkah ini merupakan bagian integral dari program pemerintah dalam memperkuat sektor pangan di tanah air.
Pendampingan yang dilakukan Serma Tasnoto bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan sebuah bentuk pembinaan teritorial yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para petani serta memastikan setiap tahapan awal budidaya padi berjalan sesuai dengan kaidah teknis. Dengan penyemaian bibit yang dilakukan secara cermat dan sesuai teknik budidaya yang tepat, diharapkan akan menghasilkan bibit-bibit padi yang sehat dan berkualitas unggul. Kualitas bibit yang baik menjadi pondasi penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan.
Serma Tasnoto mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani adalah wujud nyata dari komitmen TNI AD dalam memberikan dukungan penuh terhadap keberhasilan sektor pertanian. “Pendampingan ini merupakan wujud kepedulian kami terhadap para petani. Kami berharap proses penyemaian bibit berjalan optimal sehingga menghasilkan tanaman padi yang sehat dan mampu meningkatkan hasil panen dalam mendukung program ketahanan pangan, ” ujar Serma Tasnoto, menekankan pentingnya kolaborasi ini.
Dukungan tersebut disambut hangat oleh para petani. Bapak Wansor, salah seorang petani yang turut serta dalam kegiatan tersebut, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. “Kami merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu memberikan semangat dan ikut mendampingi kegiatan pertanian. Semoga kerja sama ini terus terjalin sehingga hasil panen petani semakin baik, ” ungkap Wansor, mengapresiasi peran Babinsa.
Danramil 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, S.Kom, menegaskan bahwa pendampingan pertanian merupakan salah satu bentuk pengabdian aparat teritorial kepada masyarakat yang tak ternilai harganya. “Koramil 1607/Sliyeg akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan kepada petani mulai dari pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen. Sinergi dengan petani menjadi kunci keberhasilan sektor pertanian, ” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Armed. Tulus Widodo, S.E., M.Han, menekankan pentingnya kehadiran Babinsa di lapangan untuk membantu masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian. “Pendampingan kepada petani merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan motivasi dan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan, ” ujarnya.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, menilai bahwa kolaborasi yang solid antara TNI, pemerintah, penyuluh pertanian, dan petani adalah kunci utama dalam menjaga produktivitas pangan. “Ketahanan pangan hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama yang solid. Pendampingan yang dilakukan Babinsa menjadi salah satu bentuk sinergi untuk meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani, ” tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang akrab disapa Jenderal Santri, turut menegaskan komitmen kuat TNI AD dalam mendukung sektor pertanian nasional. “Prajurit TNI AD harus terus hadir bersama rakyat, membantu petani, serta mendukung setiap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Dengan semangat gotong royong, kita dapat mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, ” pesannya.
Kegiatan pendampingan penyemaian bibit padi di Desa Tambi Lor ini berlangsung dengan lancar dan aman. Diharapkan, melalui dukungan dan pendampingan berkelanjutan ini, para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas padi di wilayah tersebut dan memberikan kontribusi nyata terhadap keberhasilan program ketahanan pangan nasional.

17 hours ago
7















































