PANGKEP SULSEL - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan, H. Muhammad Lutfi Hanafi, menyampaikan optimisme terhadap hasil panen padi pada musim tanam kemarau tahun 2026. Saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (7/7/2026), ia mengatakan bahwa dalam waktu sekitar sepekan ke depan sejumlah wilayah di Kabupaten Pangkep akan memasuki masa panen.
Menurut Legislator Partai Gerindra ini, sedikitnya empat wilayah diperkirakan akan memulai panen, yakni Desa Kabba dan Desa Panaikang di Kecamatan Minasatene, Kelurahan Kassi di Kecamatan Balocci, serta Kelurahan Bonto Langkasa di Kecamatan Minasatene. Kondisi tanaman padi di daerah tersebut dinilai cukup baik dan siap dipanen.
Ia menjelaskan bahwa musim panen pada Juni hingga Juli 2026 menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Cuaca yang relatif mendukung selama masa tanam menjadi salah satu faktor yang memberikan harapan terhadap peningkatan hasil produksi gabah para petani.
"Melihat kondisi tanaman saat ini, kami merasa yakin musim tanam kemarau tahun ini berhasil. Semoga hasil panen petani meningkat dan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, " ujarnya.
Lutfi juga mengapresiasi kerja keras para petani yang terus menjaga lahan pertanian tetap produktif. Menurutnya, keberhasilan panen bukan hanya menjadi kebanggaan petani, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah serta mendukung stabilitas pasokan beras di Kabupaten Pangkep.
Ia berharap seluruh proses panen dapat berjalan lancar tanpa kendala, baik dari sisi cuaca maupun distribusi hasil panen. Dukungan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, dinilai sangat penting agar hasil panen dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih baik.
Dengan dimulainya panen di sejumlah wilayah tersebut, masyarakat berharap musim panen tahun 2026 menjadi salah satu yang terbaik. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

14 hours ago
7







































![[VIDEO] Siapa ‘kait’ seluar dalam orang di Jempol?](http://www.kosmo.com.my/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-10-at-9.27.15-PM.jpeg)









