PANGKEP – Kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian Desa Kabba, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Dalam waktu sekitar sepekan ke depan, para petani di desa tersebut diperkirakan mulai memasuki masa panen padi pada musim tanam kemarau tahun ini.
Kepala Desa Kabba, Nasrullah, SH, yang didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kabba, Aiptu Muhammadin (MCD), saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Selasa (7/7/2026), menyampaikan bahwa kondisi tanaman padi warga saat ini sangat menggembirakan dan telah memasuki fase siap panen dengan luas 426, 5 hektar
"Insya Allah sekitar seminggu lagi warga tani kami sudah mulai panen padi. Meskipun saat ini musim kemarau, kondisi tanaman tetap baik karena kebutuhan air masih tercukupi, " ujar Nasrullah.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan petani mempertahankan pertumbuhan tanaman tidak terlepas dari keberadaan jaringan irigasi yang bersumber dari kawasan wisata Leang Lontong. Sumber air tersebut berasal dari mata air alami yang keluar dari perut gunung sehingga debit air relatif stabil sepanjang tahun.
Menurut Nasrullah, keberadaan sumber air tersebut menjadi salah satu kekuatan utama sektor pertanian Desa Kabba. Saat sejumlah wilayah mulai mengalami keterbatasan air akibat musim kemarau, para petani di Desa Kabba masih dapat mengairi sawah mereka secara optimal.
Ia menambahkan, irigasi Leang Lonrong selama ini telah menjadi penopang aktivitas pertanian masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, aliran air mampu menjangkau areal persawahan sehingga produktivitas padi tetap terjaga.
Selain didukung irigasi yang memadai, para petani juga semakin berpengalaman dalam mengatur pola tanam sesuai kondisi musim. Hal tersebut membuat hasil pertanian dari tahun ke tahun terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Nasrullah mengungkapkan bahwa potensi pertanian di Desa Kabba cukup besar. Dalam satu tahun, petani umumnya mampu melaksanakan dua kali musim tanam padi dan satu kali menanam tanaman palawija sebagai bagian dari pola tanam yang telah diterapkan masyarakat.
Pola tanam tersebut dinilai mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus meningkatkan pendapatan petani. Setelah panen padi selesai, sebagian lahan dimanfaatkan untuk budidaya berbagai komoditas palawija yang memiliki nilai ekonomi.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Kabba, Aiptu Muhammadin, terus mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Kehadirannya di tengah warga menjadi bagian dari upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat desa.
Pemerintah Desa Kabba berharap hasil panen yang akan datang mampu memberikan keuntungan bagi para petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Minasatene dan Kabupaten Pangkep secara umum.
Dengan dukungan sumber daya alam berupa mata air pegunungan, lahan pertanian yang produktif, serta semangat para petani, Desa Kabba terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu sentra produksi padi yang menjanjikan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Ke depan, Pemerintah Desa Kabba berharap sektor pertanian terus mendapat perhatian melalui peningkatan infrastruktur irigasi, pendampingan kepada petani, serta dukungan program pertanian berkelanjutan sehingga kesejahteraan masyarakat tani dapat terus meningkat. ( Herman Djide)

15 hours ago
7







































![[VIDEO] Siapa ‘kait’ seluar dalam orang di Jempol?](http://www.kosmo.com.my/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-10-at-9.27.15-PM.jpeg)









