Revolusi Irigasi Tombolo, Harapan Baru Marang Menuju Lumbung Pangan Bernilai Rp1 Triliun

1 day ago 10

PANGKEP, SULSEL – Harapan besar kembali mengemuka dari sektor pertanian Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Pembenahan menyeluruh Irigasi Tombolo dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mengangkat kesejahteraan ribuan petani. Infrastruktur irigasi yang baik diyakini mampu mengubah kawasan ini menjadi salah satu lumbung pangan andalan di Sulawesi Selatan.

Kepala Desa Padang Lampe, Andi Parenrengi, saat ditemui di kantornya beberapa hari lalu mengatakan bahwa pembenahan Irigasi Tombolo harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari waduk hingga jaringan saluran primer, sekunder, dan tersier. Menurutnya, sistem irigasi yang andal merupakan fondasi utama bagi kemajuan pertanian di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, manfaat pembenahan irigasi akan dirasakan oleh enam wilayah, yakni Desa Padang Lampe, Desa Alesipitto, Desa Punranga, Kelurahan Marang, Kelurahan Bonto-Bonto, dan Kelurahan Attasalo. Seluruh kawasan tersebut memiliki potensi lahan pertanian yang sangat luas dan selama ini menjadi tumpuan mata pencaharian masyarakat.

Menurut Andi Parenrengi, luas areal pertanian yang diperkirakan mencapai sekitar 10.000 hektare memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Dengan produktivitas rata-rata 7 ton gabah per hektare, harga gabah sekitar Rp6.500 per kilogram, serta dua kali musim panen dalam setahun, nilai produksi pertanian diperkirakan dapat mencapai hingga Rp1 triliun per tahun.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan air yang stabil akan meningkatkan produktivitas petani sekaligus mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan. Selain itu, irigasi yang berfungsi optimal juga membuka peluang pengembangan berbagai komoditas pertanian lainnya sehingga pendapatan petani dapat terus meningkat.

Pembenahan Irigasi Tombolo juga diyakini akan memberikan dampak berganda bagi perekonomian daerah. Tidak hanya sektor pertanian yang tumbuh, tetapi juga aktivitas perdagangan, penggilingan padi, transportasi hasil panen, hingga usaha mikro yang bergantung pada aktivitas pertanian diperkirakan akan berkembang lebih pesat.

Andi Parenrengi berharap pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Pangkep, serta seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan perhatian serius terhadap proyek pembenahan Irigasi Tombolo. Menurutnya, investasi pada infrastruktur pertanian merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, petani, dan seluruh elemen masyarakat, Irigasi Tombolo diharapkan menjadi simbol kebangkitan pertanian Kecamatan Marang. Jika pembenahan dapat segera diwujudkan, maka cita-cita menjadikan kawasan ini sebagai sentra produksi pangan bernilai hingga Rp1 triliun per tahun bukanlah sesuatu yang mustahil, melainkan harapan yang dapat diwujudkan bersama demi masa depan Pangkep yang lebih maju dan sejahtera.( Herman Djide)

Read Entire Article
Pertanian | | | |