Indramayu, Senin (13/07/2026) – Dalam upaya memperkuat program pemerintah di sektor ketahanan pangan, Babinsa Desa Sliyeg Lor Koramil 1607/Sliyeg bersama unsur Muspika Kecamatan Sliyeg, Pemerintah Desa Sliyeg Lor, para penyuluh pertanian, perwakilan kelompok tani, serta masyarakat setempat, secara serentak menggelar aksi gropyokan tikus. Kegiatan yang difokuskan di area persawahan Blok Widara, Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu ini, merupakan wujud nyata kepedulian kolektif dalam melindungi hasil pertanian dan menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.
Tujuan utama dari pelaksanaan gropyokan tikus ini adalah untuk mengendalikan populasi hama tikus yang secara signifikan berpotensi merusak tanaman padi, yang pada gilirannya dapat menurunkan produktivitas pertanian. Pelaksanaan kegiatan yang mengedepankan semangat gotong royong ini, mencerminkan sinergi dan kepedulian bersama untuk mengamankan aset pertanian.
Serma Sarwika, Babinsa Desa Sliyeg Lor, menekankan pentingnya pendekatan kolektif dalam pengendalian hama agar diperoleh hasil yang maksimal. Beliau menyatakan, "Gropyokan tikus merupakan langkah nyata untuk mengurangi serangan hama pada tanaman padi. Dengan kebersamaan antara TNI, pemerintah, dan para petani, kami berharap hasil panen dapat meningkat sehingga ketahanan pangan di wilayah tetap terjaga."
Sugeng Raharjo, S.IP, yang mewakili Pemerintah Kecamatan Sliyeg, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin antar seluruh elemen dalam menjaga sektor pertanian. "Kegiatan ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat. Kami berharap upaya pengendalian hama dilakukan secara berkelanjutan agar produktivitas pertanian terus meningkat, " ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kuwu Desa Sliyeg Lor, Yunani, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kekompakan dalam mendukung kemajuan sektor pertanian. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi petani dan mampu mengurangi kerugian akibat serangan hama tikus, " ungkapnya.
Danramil 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, S.Kom, menegaskan komitmen TNI AD untuk terus mendampingi masyarakat dalam upaya mensukseskan program ketahanan pangan. "Ketahanan pangan merupakan program strategis pemerintah yang membutuhkan dukungan semua pihak. Koramil akan terus hadir mendampingi para petani melalui berbagai kegiatan di lapangan demi menjaga produktivitas pertanian, " tegasnya.
Komandan Kodim 0616/Indramayu, Letkol Armed. Tulus Widodo, S.E., M.Han, menambahkan bahwa kehadiran aparat kewilayahan di sektor pertanian merupakan bentuk pengabdian yang tulus kepada masyarakat. "Babinsa harus selalu hadir membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani. Pendampingan yang berkelanjutan akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat, " ujarnya.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, menyoroti krusialnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan. "Keberhasilan program ketahanan pangan tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dan masyarakat. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga produksi pangan nasional, " tuturnya.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., yang akrab disapa Jenderal Santri, berpesan agar TNI AD senantiasa hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. "Prajurit TNI AD harus hadir di tengah masyarakat, membantu para petani, serta menjadi bagian dari solusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat. Kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi modal utama untuk mencapai tujuan tersebut, " pesannya.
Pelaksanaan gropyokan tikus di Desa Sliyeg Lor berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan diwarnai semangat kebersamaan. Diharapkan, kegiatan ini mampu menekan populasi hama tikus secara signifikan, berdampak pada peningkatan hasil panen, serta mengoptimalkan pelaksanaan program ketahanan pangan pemerintah di wilayah Kecamatan Sliyeg demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

17 hours ago
3















































