23 Kg Terong Dipanen, Lapas Besi Dukung Ketahanan Pangan

3 days ago 4

Cilacap – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Besi Nusakambangan melaksanakan panen terong di lahan pertanian pembinaan pada Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang dikelola oleh Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) bersama tamping Giatja dan petugas.

Setelah melalui masa budidaya dan perawatan selama kurang lebih dua bulan, panen kali ini menghasilkan 23 kilogram terong. Hasil panen kemudian didistribusikan kepada vendor bahan makanan (Bama) dan dapur Lapas Besi untuk diolah sebagai konsumsi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Besi, Muda Husni, mengatakan bahwa kegiatan pertanian tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Melalui program pertanian ini, warga binaan memperoleh keterampilan yang bermanfaat sekaligus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan. Hasil panen yang diperoleh menunjukkan bahwa pembinaan berjalan dengan baik dan produktif, ” ujar Muda Husni.

Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Besi, Anistyo, menjelaskan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil kerja sama antara tamping Giatja dan petugas dalam merawat tanaman secara rutin.

“Alhamdulillah, setelah dua bulan perawatan, kami berhasil memanen 23 kilogram terong dengan kualitas yang baik. Hasilnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan pangan di Lapas Besi melalui vendor Bama dan dapur lapas, ” jelas Anistyo.

Melalui program pembinaan kemandirian berbasis pertanian, Lapas Besi terus mengoptimalkan lahan produktif sebagai sarana pembinaan warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

(Humas Lapas Besi)

Read Entire Article
Pertanian | | | |