GORONTALO – Kabar membanggakan datang dari ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan yang berlangsung di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo. Kontingen Sulawesi Selatan berhasil melaju ke babak final lomba Asah Terampil setelah menunjukkan kemampuan terbaiknya pada babak penyisihan.
Selain Sulawesi Selatan, dua provinsi lainnya yang berhasil mengamankan tiket final adalah Sumatera Utara dan Jawa Tengah. Ketiga provinsi tersebut sukses menyisihkan 19 provinsi peserta lainnya yang ikut berkompetisi dalam ajang bergengsi tingkat nasional tersebut.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Sumatera Utara dan Jawa Tengah sama-sama memperoleh nilai 81 poin, sementara Sulawesi Selatan berada tepat di belakangnya dengan raihan 80 poin.
Selisih nilai yang sangat tipis menunjukkan tingginya kualitas peserta yang tampil dalam perlombaan tersebut. Masing-masing kontingen memperlihatkan penguasaan materi yang kuat terkait sektor pertanian dan perikanan.
Lomba Asah Terampil menjadi salah satu kegiatan favorit dalam PENAS XVII karena menguji wawasan, pengetahuan, serta kemampuan peserta dalam memahami berbagai inovasi dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan di lapangan.
Ajang ini juga menjadi sarana berbagi pengalaman antarpetani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan sektor pangan nasional.
Babak final yang digelar pada Senin, 22 Juni 2026, dipastikan berlangsung lebih meriah dan penuh semangat. Para finalis akan tampil mengenakan pakaian adat khas daerah masing-masing sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan identitas daerah.
Tidak hanya itu, setiap kontingen juga akan menampilkan yel-yel kebanggaan daerah yang menjadi penyemangat sekaligus simbol kekompakan tim dalam menghadapi persaingan di babak puncak.
Keberhasilan Sulawesi Selatan menembus babak final disambut gembira oleh seluruh peserta dan pendamping yang hadir di Gorontalo. Prestasi ini menjadi bukti bahwa petani dan nelayan Sulsel memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Bagi masyarakat Sulawesi Selatan, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Dukungan dan doa terus mengalir agar kontingen Sulsel mampu memberikan penampilan terbaik pada partai final dan membawa pulang prestasi yang membanggakan.
PENAS XVII sendiri berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Provinsi Gorontalo dan diikuti ribuan petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.
Selain perlombaan, berbagai kegiatan lain juga digelar, mulai dari pameran inovasi, seminar, temu usaha, diskusi teknologi, hingga pertukaran pengalaman yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan.
Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan inovasi yang terus tumbuh selama pelaksanaan PENAS XVII, ajang ini diharapkan menjadi momentum penting untuk melahirkan petani dan nelayan yang semakin maju, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan masa depan demi kemajuan Indonesia. ( Herman Djide)

17 hours ago
11















































