Semangat Kontingen Pangkep Berkibar di PENAS XVII Gorontalo, Promosikan Potensi Daerah ke Tingkat Nasional

17 hours ago 10

GORONTALO – Kontingen Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi dalam mengikuti Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep, Muhiddin R, saat dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin pagi (22/6/2026), menyampaikan bahwa dirinya bersama rombongan saat ini berada di Gorontalo mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PENAS XVII yang menjadi ajang pertemuan besar petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

Menurut Muhiddin, kegiatan nasional tersebut dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada 20 Juni 2026 dan direncanakan akan ditutup langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 25 Juni 2026 mendatang.

PENAS XVII juga dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Wakil Menteri Perhubungan, Kepala Badan Karantina Indonesia, anggota DPR RI Rachmat Gobel, para pejabat eselon I kementerian, Gubernur Gorontalo, Bupati Gorontalo, serta sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dari Sulawesi Selatan, hadir pula Wakil Gubernur Sulsel Hj. Fatmawati Rusdi bersama beberapa bupati dan wakil bupati yang ikut memberikan dukungan kepada kontingen daerah masing-masing dalam ajang nasional tersebut.

Muhiddin menjelaskan, kontingen Kabupaten Pangkep yang hadir pada PENAS XVII berjumlah kurang lebih 50 orang. Mereka terdiri dari unsur Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, penyuluh pertanian, penyuluh perikanan, petani anggota KTNA, petani milenial, pemerhati pertanian, serta peserta lainnya yang hadir baik secara rombongan maupun swadaya.

Ia mengatakan bahwa seluruh peserta dari Pangkep mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab untuk membawa nama baik daerah di tingkat nasional.

Sesuai arahan Bupati Pangkep, Dr. H. Muhammad Yusran Lalogau, S.Pi., M.Si., seluruh peserta diminta senantiasa menjaga marwah daerah serta memperkenalkan berbagai potensi unggulan Kabupaten Pangkep kepada peserta dari seluruh Indonesia.

Potensi yang dipromosikan antara lain Jeruk Pamelo Pangkep, pengembangan padi lokal atau beras Lapang, komoditas bandeng, udang, garam, serta berbagai produk unggulan pertanian dan perikanan lainnya yang menjadi kebanggaan masyarakat Pangkep.

Muhiddin menambahkan bahwa keikutsertaan dalam PENAS bukan hanya untuk mengikuti kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan berharga untuk menyerap ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan pengalaman dari berbagai daerah yang dapat diterapkan dalam pembangunan sektor pertanian dan perikanan di Pangkep.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta Pangkep aktif mengikuti berbagai agenda seperti pameran inovasi, temu wicara, temu karya petani, seminar, diskusi, pelatihan, hingga berbagai perlombaan yang digelar oleh panitia PENAS XVII.

Bahkan pada Senin (22/6/2026), Kabupaten Pangkep dipercaya mewakili Kontingen Sulawesi Selatan dalam lomba paduan suara antarprovinsi. Selain itu, Sulawesi Selatan juga berhasil melaju ke babak final lomba Asah Terampil Petani bersama kontingen dari Sumatera Utara dan Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama.

Muhiddin berharap seluruh rangkaian kegiatan yang diikuti kontingen Pangkep dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan daerah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Pangkep untuk mendoakan agar peserta yang mewakili Sulawesi Selatan, khususnya dari Pangkep, dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah di ajang nasional tersebut.

"Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Pangkep. Semoga peserta yang mengikuti berbagai lomba dapat memberikan hasil yang membanggakan, serta ilmu dan pengalaman yang diperoleh di PENAS XVII dapat menjadi bekal untuk memajukan pertanian dan perikanan di Kabupaten Pangkep, " tutup Muhiddin.( Herman Djide)

Read Entire Article
Pertanian | | | |