WONOSOBO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Wonosobo menggelar kegiatan panen toge yang melibatkan peserta magang bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP), Jumat (27/2/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang difokuskan pada penguatan keterampilan di bidang pertanian sederhana dan produktif.
Panen dilaksanakan di area pembinaan kemandirian rutan dengan pendampingan petugas serta peserta magang yang tengah menjalani praktik kerja lapangan. Kolaborasi ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi peserta magang, tetapi juga wadah pemberdayaan bagi warga binaan agar memiliki bekal keterampilan setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Rutan, Wahyu Budi Heriyanto, menjelaskan bahwa budidaya toge dipilih karena prosesnya relatif mudah, tidak membutuhkan lahan luas, serta memiliki nilai ekonomis yang menjanjikan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan kemandirian yang berorientasi pada praktik langsung. Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan sederhana namun aplikatif, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha setelah bebas, ” ujar Wahyu.

Ia menambahkan, keterlibatan peserta magang turut memberikan suasana belajar yang interaktif dan kolaboratif. Para peserta magang membantu proses perawatan, pemantauan pertumbuhan, hingga tahap panen, sekaligus belajar mengenai sistem pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Program ini bertujuan menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja kepada warga binaan. Selain itu, hasil panen juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan internal maupun mendukung kegiatan produktif lainnya.
Melalui pembinaan berbasis keterampilan seperti budidaya toge, Rutan Wonosobo berupaya menghadirkan proses pemasyarakatan yang lebih humanis dan berorientasi pada masa depan, sejalan dengan komitmen menciptakan warga binaan yang mandiri dan siap kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
(Humas Rutan Wonosobo)

2 days ago
3

















































