PANGKEP SULSEL - Menanam terung kini menjadi salah satu pilihan usaha tani yang menjanjikan bagi petani. Dengan jumlah sekitar 1.000 pohon, tanaman terung mampu menghasilkan panen antara 2 hingga 4 ton per musim tanam. Jika diasumsikan harga jual stabil di angka Rp5.000 per kilogram, maka pendapatan kotor yang diperoleh petani bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta. Hasil ini menunjukkan bahwa terung bukan sekadar tanaman pelengkap, tetapi memiliki potensi ekonomi yang nyata bila dikelola dengan baik.
Setelah dikurangi biaya produksi yang meliputi benih, pupuk, obat-obatan, hingga tenaga kerja dengan total sekitar Rp8, 5 juta per musim, petani masih dapat menikmati keuntungan bersih berkisar Rp1, 5 juta hingga Rp11, 5 juta. Angka tersebut tentu sangat berarti, khususnya bagi petani kecil sebagai penopang ekonomi keluarga. Dengan perawatan yang rutin dan pengelolaan biaya yang efisien, budidaya terung dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan dan penuh harapan bagi masyarakat pedesaan.
kita buat hitungan untung bersih yang masuk akal di lapangan ya 👍
Pakai asumsi umum petani terung.
🌱 DATA DASAR
Jumlah tanaman: 1.000 pohon
Harga jual: Rp5.000/kg
Produksi:
Minimal: 2.000 kg
Maksimal: 4.000 kg
💸 BIAYA PRODUKSI (1 MUSIM TANAM)
Komponen
Perkiraan Biaya
Benih terung
Rp300.000
Olah lahan & bedengan
Rp1.000.000
Pupuk (kandang + kimia)
Rp2.000.000
Pestisida & obat tanaman
Rp1.000.000
Mulsa (opsional)
Rp1.500.000
Tenaga kerja (tanam–panen)
Rp2.000.000
Biaya lain-lain
Rp700.000
Total Modal
± Rp8.500.000
(Kalau tanpa mulsa, modal bisa turun ± Rp7 juta)
💰 PENDAPATAN KOTOR
Produksi rendah
2.000 kg × Rp5.000 = Rp10.000.000
Produksi tinggi
4.000 kg × Rp5.000 = Rp20.000.000
📈 UNTUNG BERSIH
🔻 Produksi Minimal
Rp10.000.000 − Rp8.500.000
👉 Untung bersih: ± Rp1.500.000
🔺 Produksi Maksimal
Rp20.000.000 − Rp8.500.000
👉 Untung bersih: ± Rp11.500.000
✅ KESIMPULAN JUJUR
👉 1.000 pohon terung untung bersih sekitar Rp1, 5 juta – Rp11, 5 juta per musim, tergantung:
perawatan,
serangan hama,
intensitas panen,
dan efisiensi biaya.
Kalau mau, saya bisa:
hitung tanpa mulsa (modal lebih kecil)
Pangkep 25 Januari 2026
Herman Djide
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jurnalis Nasional Indonesia Cabang Kabupaten Pangkajene Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan

1 week ago
14












































